Seniman dari Empat Kabupaten di Madura Gelar Pameran Seni Lukis di Pendopo Agung Sumenep

banner 468x60

kawanjarinews.com – Sumenep – Para perupa dari empat kabupaten di Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan, bersinergi menggelar pameran seni lukis di Pendopo Agung Kabupaten Sumenep. Acara yang berlangsung pada 7-13 Februari 2025 ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, yang turut hadir untuk mengapresiasi karya-karya para seniman.

Doc. Beberapa pengunjung tampak antusias mengamati berbagai karya seni yang dipamerkan dalam pameran seni lukis di Pendopo Agung Sumenep. Pameran ini menjadi wadah apresiasi dan edukasi bagi masyarakat dalam memahami kekayaan seni rupa Madura. (Sumenep, Jumat, 7/2/2025 – Foto Dokumentasi: Budi JO).

Hidayat Raharja, seorang seniman senior dari Kabupaten Sumenep, dalam sambutannya menekankan pentingnya apresiasi yang mendalam terhadap karya seni rupa. Menurutnya, karya seni bukan hanya sekadar untuk dihargai, tetapi juga harus dapat dinikmati dan dipahami secara lebih mendalam agar tercipta komunikasi yang harmonis antara pelukis dan penikmat seni.

“Saya berharap pemerintah dapat lebih intensif dalam mengadakan pameran seperti ini agar perkembangan seni lukis semakin hidup dan selaras dengan lingkungan masyarakat. Bahkan, jika memungkinkan, Kabupaten Sumenep bisa memiliki galeri seni khusus yang representatif untuk menampung dan memamerkan karya-karya seniman, baik yang berskala nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh para seniman Madura, khususnya dari Sumenep, yang karyanya telah dikenal di berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Australia, dan Tiongkok. Beberapa seniman ternama seperti Taufiqurrahman, Tamar Saraseh, dan OC Sumantri telah membuktikan bahwa seni rupa Madura memiliki daya saing global. Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan fasilitas yang memadai untuk mendukung perkembangan seni rupa di daerah tersebut.

Sementara itu, Bupati Sumenep yang diwakili oleh Asisten Administrasi dan Pembangunan, Ferdian, S.H., menyampaikan bahwa pameran seni lukis ini dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya hadir dan melihat, tetapi juga menjadikan seni sebagai media apresiasi dan pembelajaran.

“Tantangan dunia seni saat ini semakin terbuka dengan perkembangan teknologi digital. Oleh karena itu, pameran seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menghadapi era digital, sekaligus menjaga eksistensi seni rupa tradisional yang kaya nilai budaya,” kata Ferdian.

Baca Juga  Banjir Bandang Melanda Kecamatan Mayong, Jepara: Warga Bersatu Hadapi Musibah

Pameran seni lukis ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat sinergi antar seniman Madura serta mendukung perkembangan seni rupa di wilayah tersebut. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan seni lukis Madura semakin berkembang dan mendapat tempat di kancah nasional maupun internasional.

Baca juga: Pelayanan di KPP Pratama Denpasar Barat Kurang Memadai, Wajib Pajak Kesulitan Input Data untuk Pelaporan SPT Tahunan

Baca juga: Harapan Masyarakat Desa Gunung Megang Luar Terkait RTLH Mendapatkan Respon Positif dari Pemerintah Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *