Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Hanyut di Sungai Kel Samapuin, Sumbawa

banner 468x60

kawanjarinews.com – Sumbawa, 21 Januari 2025 – Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, kepolisian, dan warga setempat terus melanjutkan upaya pencarian korban hanyut di Sungai Kel Samapuin, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Selasa dini hari (21/1).

Korban yang diketahui bernama Lalu Raihan Gemilang, seorang pelajar berusia 14 tahun yang merupakan siswa Kelas 3 SMPN 3 Sumbawa, adalah putra dari Aipda Lalu Yudi, seorang anggota Polres Sumbawa. Korban dilaporkan hanyut setelah berenang untuk menyeberangi sungai tersebut pada Senin, 20 Januari 2025, sekitar pukul 15.30 WITA.

Menurut informasi yang diperoleh, korban berniat menyeberangi sungai pada saat arus sungai dalam kondisi cukup deras. Saksi mata, Imam, mengungkapkan bahwa Lalu Raihan Gemilang berusaha menyeberangi sungai yang deras itu menuju wilayah Brang Bara. Namun, diduga korban kelelahan dan tidak mampu melawan kuatnya arus, sehingga akhirnya hanyut terbawa air.

Pada saat kejadian beberapa warga setempat yang melihat kejadian tersebut berusaha mengejar korban dari darat dan menunggunya di bagian hilir sungai. Namun, meskipun sudah berusaha, mereka tidak berhasil menolong korban.

Tim gabungan yang terdiri dari anggota BPBD, kepolisian, dan masyarakat sekitar, melanjutkan pencarian pada hari Selasa pagi (21/1/2025), dengan menyisir wilayah sekitar TKP hingga ke wilayah Labuhan Sumbawa. Pencarian ini diharapkan dapat segera menemukan korban untuk memastikan keselamatannya. Upaya yang dijalankan pada Selasa pagi (21/1/2025) merupakan upaya lanjutan setelah tim gabungan sebelumnya telah berupaya mencari korban tenggelam pada Senin malam (20/1/2025). Hingga berita ini diterbitkan, upaya pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan masih belum membuahkan hasil, dan keberadaan korban masih belum diketahui.

Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti prosedur keamanan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terlebih di saat curah hujan tinggi yang dapat memperburuk kondisi arus air.

Baca Juga  Ketua PBH FERADI WPI dan Jajaran Hadiri Ngunduh Mantu Danang Khoirudin dan Cyntia di Semarang

Baca juga: Satgas Yonif 642/Kps Laksanakan Gadik Pengetahuan Kewarganegaraan di SD Inpres Krawargef

Baca juga: Harapan Warga Gunung Megang Luar Kepada Pemerintah untuk Bantuan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *