FERADI WPI Buka Pendaftaran PKPA dan UPA Batch #1, Gandeng Fakultas Hukum UNIVA Medan

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – FERADI WPI resmi membuka pendaftaran Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Profesi Advokat (UPA) Batch #1 yang akan diselenggarakan secara daring (online class) melalui kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan. Program ini ditujukan bagi Sarjana Hukum (S.H.), lulusan Fakultas Hukum yang masih menunggu ijazah, serta mahasiswa Fakultas Hukum yang masih aktif kuliah. Pendaftaran dibuka mulai 26 Juni hingga 30 Juli 2026.

Program PKPA dan UPA merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan penguatan kapasitas calon advokat agar memiliki pemahaman yang memadai mengenai profesi advokat, sistem peradilan, kode etik profesi, serta praktik hukum yang berlaku di Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari kalangan akademisi, advokat profesional, dan praktisi hukum yang berpengalaman di bidangnya.

Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., mengatakan bahwa program PKPA dan UPA Batch #1 dirancang sebagai langkah awal bagi calon advokat untuk membangun kompetensi dan profesionalisme di bidang hukum.

“PKPA dan UPA merupakan tahapan penting bagi calon advokat untuk memahami profesi secara menyeluruh, baik dari aspek akademik, etika profesi, maupun praktik hukum. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan bekal praktis yang dapat diterapkan dalam dunia profesi,” ujar Donny Andretti.

Menurutnya, kerja sama dengan Fakultas Hukum UNIVA Medan menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan profesi hukum melalui kolaborasi antara organisasi advokat dan institusi pendidikan tinggi.

“Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga mendapatkan wawasan, jaringan profesional, dan kesiapan untuk berkontribusi dalam penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan,” tambahnya.

Baca Juga  Kasus Pembacokan Advokat di Karawang: BAP Tambahan Diajukan, Kuasa Hukum Dorong Penambahan Pasal dan Penangkapan Terduga Pelaku Lain

Dalam penyelenggaraannya, FERADI WPI bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan. Kegiatan ini turut melibatkan Ketua DPD FERADI WPI Sumatera Utara, Adv. Marwan Syahputra, S.H., M.H., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Sekretaris DPD FERADI WPI Sumatera Utara, Adv. Yulhanas, S.H., C.MDF., serta Dekan Fakultas Hukum UNIVA Medan, Nurhimmi Falahiyati, S.H., M.Kn.

Ketua DPD FERADI WPI Sumatera Utara, Adv. Marwan Syahputra, S.H., M.H., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., menilai program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa maupun lulusan hukum untuk meningkatkan kapasitas diri sebelum memasuki dunia profesi.

“Kami mengajak para mahasiswa hukum, lulusan hukum, maupun calon advokat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana pengembangan kompetensi. Pendidikan profesi merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas dan profesionalisme seorang advokat,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UNIVA Medan, Nurhimmi Falahiyati, S.H., M.Kn., menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia di bidang hukum.

“Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran yang efektif bagi para peserta untuk memperdalam pemahaman hukum sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan profesi hukum yang semakin dinamis,” ujarnya.

Materi yang akan diberikan dalam PKPA dan UPA mencakup fungsi dan peran organisasi advokat, kode etik profesi advokat, sistem peradilan Indonesia, hukum acara perdata, pidana, tata usaha negara, pengadilan agama, pengadilan niaga, pengadilan HAM, Mahkamah Konstitusi, hukum acara hubungan industrial (PHI), penyusunan kontrak, legal opinion, legal due diligence, legal reasoning, teknik wawancara klien, hingga alternatif penyelesaian sengketa seperti mediasi, arbitrase, dan negosiasi.

Peserta juga akan memperoleh berbagai fasilitas dan manfaat, antara lain Sertifikat PKPA, Sertifikat UPA, fasilitas magang advokat bagi peserta yang belum melaksanakan magang, kesempatan bergabung dalam jaringan profesional FERADI WPI, serta Kartu Tanda Anggota FERADI WPI.

Baca Juga  *Libur Natal, Polres Metro Jakarta Barat Amankan 7 Remaja Terlibat Tawuran di Palmerah*

Biaya pendidikan ditetapkan sebesar Rp5.000.000 untuk peserta Paket Kerja Sama UNIVA Medan dan Rp6.000.000 untuk peserta umum.

Kebutuhan terhadap sumber daya manusia di bidang hukum yang profesional, berintegritas, dan kompeten terus meningkat seiring perkembangan dinamika hukum nasional. Pendidikan profesi menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan calon advokat agar memahami aspek akademik, etika profesi, serta praktik hukum secara komprehensif sebelum terjun ke dunia profesi.

Melalui penyelenggaraan PKPA dan UPA Batch #1 ini, FERADI WPI bersama Fakultas Hukum UNIVA Medan berupaya menyediakan wadah pembelajaran yang dapat mendukung peningkatan kompetensi peserta sekaligus memperluas akses pendidikan profesi hukum bagi mahasiswa, lulusan hukum, dan masyarakat yang ingin berkarier di bidang advokat.

 Pendaftaran PKPA dan UPA Batch #1 dibuka hingga 30 Juli 2026. Jadwal pelaksanaan pendidikan dan ujian akan diumumkan melalui grup WhatsApp peserta setelah proses pendaftaran selesai. Melalui program ini, FERADI WPI berharap dapat berkontribusi dalam mencetak calon advokat yang profesional, beretika, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *