kawanjarinews.com – Banyuwangi, 23 April 2025 — Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (PUSKAPTIS) menyampaikan kritik terhadap tindakan penurunan spanduk bertema antikorupsi yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyuwangi, Selasa (22/4/2025). Spanduk-spanduk tersebut berisi ajakan moral untuk menjauhi praktik korupsi dan menuntut integritas dari pejabat publik.
PUSKAPTIS memasang spanduk berisi pesan moral dan antikorupsi di beberapa titik strategis Kota Banyuwangi sebagai bagian dari kampanye kesadaran publik. Namun, spanduk tersebut kemudian diturunkan oleh aparat Satpol PP tanpa penjelasan resmi yang diterima oleh pihak PUSKAPTIS.
Pihak PUSKAPTIS, melalui Direktur-nya, Muh Amrullah, SH, M.Hum, menilai tindakan penurunan spanduk tersebut sebagai bentuk pembatasan terhadap kebebasan berekspresi masyarakat sipil. Ia menegaskan bahwa spanduk tersebut tidak bermuatan politis, melainkan semata-mata pengingat moral.
“Kami menempatkan pesan dalam spanduk sebagai pengingat moral, bukan serangan politik. Namun yang terjadi justru respons yang membatasi ruang kritik. Ini bukan saja kemunduran dalam hal keterbukaan, tapi juga bisa dibaca sebagai upaya halus untuk membungkam demokrasi,” ujar Amrullah.
Spanduk diturunkan pada Selasa, 22 April 2025 di Kota Banyuwangi, Jawa Timur. Menurut PUSKAPTIS, tindakan penurunan tersebut mencerminkan sikap yang tidak sejalan dengan semangat demokrasi dan keterbukaan. Mereka mengingatkan bahwa ruang kritik publik adalah bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang sehat dan partisipatif.
“Rakyat berhak untuk mengingatkan, menyuarakan keprihatinan, dan menjaga akuntabilitas pemerintah. Penurunan spanduk ini adalah pesan yang keliru dalam membaca esensi demokrasi,” tambahnya.
Sebagai bentuk konsistensi dalam mendorong transparansi dan pemerintahan yang bersih, PUSKAPTIS menyatakan akan terus menyuarakan nilai-nilai antikorupsi secara damai, santun, namun tetap tegas.
Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Satpol PP Banyuwangi, Wawan, belum mendapatkan tanggapan. Redaksi masih membuka ruang klarifikasi dari pihak terkait demi menjaga keberimbangan informasi.
Baca juga: FERADI WPI Rayakan HUT Pertama, Donny Andretti Ungkap Perjalanan dan Rencana Strategis ke Depan
Baca juga: Pengamanan Hari Raya Paskah di Desa Padang Sambian Kaja












