Sorotan Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 Miliar, Kemensos Tegaskan Mekanisme Lelang

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA — Rencana anggaran Rp27 miliar untuk pengadaan sepatu bagi 39.000 siswa Sekolah Rakyat tahun 2026 menjadi sorotan publik, menyusul perhitungan awal yang dinilai tinggi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pengadaan akan dilakukan melalui lelang terbuka guna memastikan transparansi dan efisiensi.

Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menjelaskan bahwa angka Rp27 miliar merupakan pagu anggaran dalam tahap perencanaan, bukan harga final pengadaan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menyatakan bahwa nilai tersebut masih bersifat estimatif dan akan disesuaikan melalui mekanisme lelang sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Ia menegaskan bahwa melalui proses lelang terbuka, pemerintah akan memperoleh harga yang lebih kompetitif sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan. Dengan demikian, harga per pasang sepatu dipastikan tidak serta-merta mengikuti perhitungan awal yang beredar di masyarakat.

“Kami pastikan prosesnya terbuka dan mengikuti aturan yang berlaku. Angka yang muncul saat ini adalah pagu anggaran, bukan harga akhir,” ujar Saifullah Yusuf dalam keterangannya.

Kemensos juga menekankan komitmennya untuk menjaga integritas dalam pelaksanaan program. Saifullah Yusuf menyatakan tidak akan mentolerir adanya praktik penyimpangan dalam proses pengadaan, termasuk potensi mark-up atau penyalahgunaan kewenangan.

Ia menambahkan, apabila ditemukan indikasi pelanggaran, pihaknya akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Proses pengadaan juga disebut akan terbuka terhadap pengawasan, baik internal maupun dari masyarakat.

Program pengadaan sepatu ini merupakan bagian dari dukungan fasilitas bagi siswa Sekolah Rakyat, yang ditujukan untuk menunjang kebutuhan dasar pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Sorotan publik terhadap anggaran ini muncul setelah dilakukan perhitungan sederhana yang menunjukkan nilai sekitar Rp700.000 per pasang sepatu. Angka tersebut dinilai tidak sebanding dengan harga pasar, sehingga memunculkan pertanyaan terkait efisiensi penggunaan anggaran negara.

Baca Juga  Kompolnas Minta Proses Transparan dan Evaluasi SOP Usai Kematian Pelajar di Tual Provinsi Maluku

Penjelasan Kemensos menegaskan bahwa dalam sistem pengadaan pemerintah, pagu anggaran merupakan batas maksimal yang belum mencerminkan harga akhir. Proses lelang terbuka menjadi instrumen untuk memastikan harga yang diperoleh lebih efisien dan sesuai standar.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat kurang mampu, dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai.

Kementerian Sosial menyatakan akan memastikan seluruh tahapan pengadaan berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi, serta membuka ruang pengawasan publik guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *