Identitas Lansia di Muara Kelayan Terungkap, Kematian Diduga Dipicu Riwayat Penyakit

banner 468x60

KawanJariNews.com – BANJARMASIN – Identitas pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Jembatan Muara Kelayan, Banjarmasin Selatan, pada Jumat (24/4/2026) pagi akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Sarkawi (67), yang diduga meninggal dunia akibat riwayat penyakit berdasarkan keterangan keluarga dan pemeriksaan awal medis.

Sebelumnya, penemuan jasad korban sekitar pukul 09.50 Wita sempat menggegerkan warga setempat. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di sekitar jembatan Muara Kelayan, tepatnya di seberang Masjid Muhammadiyah, dengan bercak darah di sekitar lokasi, sehingga memunculkan dugaan awal adanya tindak kekerasan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kepada pihak berwenang dan menghubungi layanan ambulans. Tidak lama berselang, petugas dari Polresta Banjarmasin, termasuk tim Macan Resta, tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi guna mengamankan area.

Proses evakuasi jenazah dilakukan bersama relawan, dan korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di lokasi kejadian, warga juga menemukan sebuah sepeda yang diduga milik korban dan turut diamankan sebagai bagian dari penyelidikan.

Seiring perkembangan penanganan kasus, identitas korban terungkap sebagai Sarkawi, yang sehari-hari dikenal sebagai tukang urut keliling di kawasan Kelayan dan sekitarnya. Korban juga dikenal dengan sapaan Awi oleh warga sekitar.

Keterangan dari pihak keluarga mengarah pada dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang telah lama dideritanya. Salah satu anggota keluarga, Irfansyah, menyampaikan bahwa sebelum kejadian, korban sempat mengalami kondisi tidak stabil.“Beliau memang sudah lama sakit. Katanya sempat batuk sampai keluar darah. Kami kira awalnya ada yang janggal, tapi setelah diperiksa dokter, ternyata ada riwayat penyakit,” ujarnya.

Baca Juga  Kecelakaan Pick Up dan Truk di Kawasan Trisakti Banjarmasin, Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit

Ia juga menjelaskan bahwa luka atau memar yang sempat terlihat pada bagian wajah korban diduga bukan akibat kekerasan, melainkan dampak dari kondisi medis yang dialami sebelum meninggal dunia.

Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kawasan Gambut, Kabupaten Banjar.

Kasus ini sempat menimbulkan spekulasi di masyarakat terkait kemungkinan adanya tindak kriminal, terutama karena kondisi awal korban saat ditemukan. Namun, perkembangan informasi dari pihak keluarga dan hasil pemeriksaan awal medis memberikan gambaran berbeda yang mengarah pada faktor kesehatan sebagai penyebab kematian.

Pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta yang ada. Transparansi dalam penyampaian hasil penyelidikan menjadi penting guna menjaga kepercayaan masyarakat serta menghindari berkembangnya informasi yang tidak akurat.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan proses pendalaman, namun belum ditemukan indikasi kuat adanya tindak kriminal dalam peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *