Kecelakaan Tunggal di Jembatan Perbatasan Kaduagung-Karangkancana, Ibu dan Anak Mengalami Luka

banner 468x60

kawanjarinews.com – Kuningan, 19 Maret 2025 – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di jembatan perbatasan antara Desa Kaduagung dan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (19/3) siang. Peristiwa ini mengakibatkan seorang ibu dan anaknya mengalami luka-luka setelah sepeda motor yang mereka tumpangi mengalami masalah pada sistem pengereman.

Doc. Rekaman video amatir yang diambil oleh wartawan kawanjarinews,com memperlihatkan situasi pascakecelakaan tunggal di jembatan perbatasan Desa Kaduagung dan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, pada 19 Maret 2025. Dalam video ini, terlihat warga setempat memberikan pertolongan kepada korban, seorang ibu yang mengalami luka-luka. Demi menjaga privasi, bagian wajah dan tubuh korban telah diblur. (Video Dokumentasi: Muh. Ismail).

Kecelakaan ini diduga terjadi akibat rem sepeda motor yang blong, sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan saat melewati turunan tajam di sekitar jembatan. Akibatnya, anak yang berada di dalam kendaraan terpental dan jatuh ke sungai, sementara sang ibu mengalami luka-luka.

Peristiwa ini terjadi di jembatan yang menghubungkan Desa Kaduagung dan Desa Karangkancana, Kabupaten Kuningan, pada Rabu, 19 Maret 2025.

Korban dalam kecelakaan ini adalah seorang ibu dan anaknya, yang identitasnya masih dalam upaya konfirmasi oleh pihak media.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh rem blong pada sepeda motor yang digunakan korban. Selain itu, kondisi jalan yang menurun tajam juga menjadi faktor yang memperparah situasi.

Anak yang jatuh ke sungai berhasil selamat dan segera dievakuasi oleh warga sekitar. Sementara itu, sang ibu mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan pertolongan pertama di bidan terdekat.

Salah seorang warga setempat, Dodo, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian ini dan meminta kepada aparat desa serta pemerintah setempat untuk meningkatkan keselamatan di area tersebut. Ia mengusulkan agar pagar besi di jembatan tersebut ditinggikan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Juga  Dana Desa: Solusi Pembangunan atau Ladang Korupsi?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait insiden ini. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut, terutama pada kondisi jalan yang menurun tajam.

Baca juga: Meningkatkan Pembangunan Desa Melalui Penggunaan Dana Desa: Fokus pada Sarana dan Prasarana Pendataan Desa Berdasarkan Permendes PDTT RI No. 7 Tahun 2023

Baca Juga: Ramadhan di Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Beribadah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *