Tawuran di Manggarai Berujung Penjarahan Konter HP, Kerugian Pedagang Lebih dari Rp2 Juta

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA — Aksi tawuran antarwarga di kawasan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu, 18 Oktober 2026, berdampak terhadap aktivitas usaha warga. Sebuah konter telepon seluler milik Dimas (22) dilaporkan mengalami perusakan dan penjarahan saat keributan berlangsung. Pemilik konter menaksir kerugian material yang dialaminya mencapai lebih dari Rp2 juta, meliputi kerusakan kaca etalase serta hilangnya sejumlah barang dagangan.

Dimas menuturkan, berdasarkan pengalamannya, keributan di kawasan tersebut berlangsung dalam tiga gelombang pada hari yang sama. Gelombang pertama terjadi pada Minggu sekitar pukul 01.00 WIB, kemudian berlanjut sekitar pukul 10.00 WIB. Keributan kembali memuncak menjelang waktu magrib dan, menurut keterangan yang disampaikan, disertai aksi pembakaran di sekitar lokasi.

Menurut Dimas, ketegangan bermula ketika seseorang dari kelompok permukiman lain datang menggunakan sepeda motor dan melontarkan provokasi kepada warga setempat. Situasi kemudian berkembang menjadi keributan yang berdampak terhadap lingkungan sekitar, termasuk fasilitas umum dan tempat usaha warga.

Keterangan mengenai awal mula konflik tersebut masih bersumber dari penuturan pemilik konter. Oleh karena itu, penyebab tawuran dan pihak-pihak yang terlibat perlu dikonfirmasi lebih lanjut melalui keterangan saksi lain maupun informasi resmi aparat berwenang.

Saat keributan berlangsung, Dimas mengaku sempat berada di dalam konter bersama warga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, massa kemudian mendatangi bagian depan tempat usahanya, merusak kaca etalase hingga pecah, dan mengambil sejumlah barang dagangan.

Barang yang dilaporkan hilang antara lain sekitar empat toples berisi pengisi daya atau charger telepon seluler serta sebagian stok kartu perdana. Selain kehilangan barang, Dimas juga harus menghadapi kerusakan pada kaca etalase yang digunakan untuk memajang produk dagangannya.

Baca Juga  28 Juta Rekening Dibuka Kembali, PPATK Ditekan untuk Evaluasi

Akibat kejadian tersebut, Dimas memperkirakan total kerugian yang dialaminya mencapai lebih dari Rp2 juta. Nilai tersebut merupakan taksiran pemilik usaha berdasarkan kerusakan dan barang yang dilaporkan hilang, sehingga masih dapat berubah apabila dilakukan pendataan lebih terperinci.

Setelah situasi mereda, pemilik konter bersama warga sekitar berupaya mengamankan sisa barang dagangan. Barang-barang tersebut dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung untuk mengurangi risiko kehilangan lebih lanjut apabila terjadi keributan susulan.

Dimas menyayangkan dampak tawuran terhadap warga yang tidak terlibat dalam konflik, khususnya para pedagang yang menggantungkan penghasilan dari kegiatan usaha sehari-hari. Menurut keterangannya, kerusakan tempat usaha dan hilangnya barang dagangan menimbulkan kerugian bagi warga yang sedang mencari nafkah.

Peristiwa tersebut memperlihatkan bahwa konflik antarwarga dapat berdampak meluas terhadap kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi. Tempat usaha yang tidak berkaitan langsung dengan sumber pertikaian pun berisiko mengalami kerusakan atau kehilangan barang apabila keributan meluas ke kawasan permukiman dan perdagangan.

Dimas berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi sehingga warga dapat beraktivitas dan menjalankan usaha dengan aman. Upaya pencegahan konflik, penyelesaian perselisihan secara damai, serta penanganan terhadap tindakan perusakan dan pengambilan barang milik orang lain menjadi hal penting untuk menjaga keamanan lingkungan.

Hingga materi sumber ini disusun, belum terdapat keterangan resmi mengenai jumlah orang yang terlibat, pihak yang bertanggung jawab atas penjarahan konter, maupun perkembangan penanganan oleh aparat kepolisian. Informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang agar gambaran peristiwa dapat disampaikan secara lengkap dan berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *