Polres Banjar Pastikan Informasi Dugaan Begal di Martapura Barat Tidak Benar

banner 468x60

KawanJariNews.com – BANJARBARU – Kepolisian memastikan informasi dugaan aksi begal yang sempat beredar di kawasan Jalan Kertak Baru, Desa Teluk Selong Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, tidak benar. Klarifikasi tersebut disampaikan Polres Banjar setelah melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap informasi yang sebelumnya beredar di masyarakat.

Plt Kasi Humas Polres Banjar, Iptu Rifani, mengatakan hingga Senin (18/5/2026), pihak kepolisian tidak menerima laporan resmi terkait dugaan tindak pidana pembegalan di lokasi tersebut.

“Hingga saat ini tidak ada laporan resmi terkait dugaan pembegalan sebagaimana informasi yang sempat beredar,” ujar Iptu Rifani dalam keterangannya.

Berdasarkan hasil klarifikasi kepolisian, informasi tersebut berasal dari seorang pedagang sayur berinisial MT yang sebelumnya menyampaikan cerita tidak benar terkait dugaan aksi begal. Informasi itu kemudian menyebar di lingkungan masyarakat dan memicu kekhawatiran warga sekitar.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian, MT mengakui bahwa peristiwa pembegalan tidak pernah terjadi. Ia menjelaskan uang miliknya sekitar Rp1,5 juta hilang karena tercecer, namun kejadian sebenarnya tidak disampaikan secara jujur kepada pihak keluarga sehingga berkembang menjadi informasi dugaan pembegalan.

Pihak kepolisian kemudian melakukan pelurusan informasi guna menghindari keresahan di tengah masyarakat. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Menurut kepolisian, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan kepanikan, mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta berpotensi merugikan pihak lain.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena isu kriminalitas seperti pembegalan sering kali memicu kekhawatiran publik, khususnya di kawasan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat. Oleh sebab itu, aparat kepolisian meminta masyarakat agar memastikan informasi berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  Konflik Antara Influencer Feri Irwandi dan TNI Berakhir Damai

Polres Banjar menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk melakukan klarifikasi apabila ditemukan kabar yang tidak sesuai fakta di lapangan.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan tindak pidana maupun gangguan keamanan agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *