Nenek Lansia Wakijem (84) Dilaporkan Hilang di Sukorejo Gunungpati Semarang

banner 468x60

KawanJariNews.com – Semarang — Seorang nenek lanjut usia bernama Wakijem (84), warga Kalilalang Baru RT 011/RW 007, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, dilaporkan hilang sejak Sabtu dini hari, 3 Januari 2026. Hingga Minggu (4/1/2026) malam, keberadaan korban belum diketahui dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Informasi kehilangan tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Gunungpati, Polrestabes Semarang, sebagaimana tertuang dalam Surat Keterangan Berita Acara Kehilangan Orang yang dibuat pada Minggu, 4 Januari 2026, pukul 12.30 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh Sugiyanto, anak kandung korban.

Doc. Surat laporan orang hilang atas nama Wakijem (84) yang diajukan pihak keluarga ke kepolisian sebagai dasar resmi pencarian oleh Basarnas dan tim SAR gabungan di wilayah Gunungpati, Kota Semarang. (Foto: Wisnu).
Doc. Surat laporan orang hilang atas nama Wakijem (84) yang diajukan pihak keluarga ke kepolisian sebagai dasar resmi pencarian oleh Basarnas dan tim SAR gabungan di wilayah Gunungpati, Kota Semarang. (Foto: Wisnu).

Dalam laporan kepolisian disebutkan, Wakijem terakhir kali meninggalkan rumah sekitar pukul 05.00 WIB untuk pergi ke rumah tanpa pamit. Saat itu, korban diketahui berjalan kaki menggunakan baju kaos loreng garis merah putih, mengenakan rok batik warna cokelat dengan cincin, membawa tongkat, serta memiliki rambut beruban, kulit sawo matang, tinggi badan sekitar 150 sentimeter, dan berat badan sekitar 55 kilogram.

Anak korban, Ronzi (37), mengungkapkan bahwa pada pagi hari tersebut ibunya telah bangun seperti biasa sejak waktu subuh.“Pagi itu masih terdengar suara ibu membuat teh di rumah,” ujar Ronzi dengan nada sedih.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Ronzi mulai mencari keberadaan ibunya, namun Wakijem sudah tidak ditemukan di rumah. Diketahui, korban mengalami kondisi pikun dan sebelumnya beberapa kali sempat tersesat, namun selalu berhasil ditemukan oleh warga dan diantar kembali ke rumah.

“Ibu memang sudah pikun. Sudah beberapa kali tersesat, tapi selalu ada warga yang menolong dan mengantar pulang,” imbuh Ronzi.

Wakijem sehari-hari tinggal bersama Ronzi, istri, anak, serta anggota keluarga lainnya. Hingga laporan dibuat, pihak keluarga telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil.

Baca Juga  KMPAN Gugat PT CMNP dan Pemerintah Terkait Perpanjangan Konsesi Jalan Tol

Koordinator Rescue Basarnas Semarang, Herdi Amanurijal, menyampaikan bahwa pencarian telah dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).

“Kami dari Basarnas bersama tim SAR gabungan telah melakukan pencarian di wilayah Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, hingga malam hari, namun hasilnya masih nihil,” jelas Herdi.

Menurutnya, fokus pencarian sementara masih dipusatkan di sekitar rumah korban serta area-area yang memungkinkan dijangkau oleh seorang lansia. Upaya pencarian akan diperluas pada Senin (5/1/2026) dengan melibatkan unit K-9 guna meningkatkan efektivitas pencarian.

“Pencarian akan diperluas dengan melibatkan tim K-9 agar lebih efektif,” tambahnya.

Pihak keluarga, Basarnas, dan kepolisian mengimbau masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Wakijem agar segera melapor ke Polsek Gunungpati, kantor kepolisian terdekat, atau posko pencarian di lokasi kejadian.

Upaya pencarian terus dilakukan dengan harapan Wakijem dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *