FERADI WPI Gratiskan Sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Surabaya pada 11 Desember 2025

banner 468x60

KawanJariNews.com – FERADI WPI mengumumkan bahwa sumpah advokat yang akan digelar di Pengadilan Tinggi Surabaya pada 11 Desember 2025 dapat diikuti secara gratis sebagai bagian dari program beasiswa organisasi dalam membuka akses profesi hukum bagi calon advokat.

FERADI WPI menetapkan bahwa seluruh peserta yang mengikuti penyumpahan advokat pada Kamis, 11 Desember 2025, di Pengadilan Tinggi Surabaya akan dibebaskan dari seluruh biaya. Kebijakan ini merupakan lanjutan dari komitmen organisasi dalam memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat yang ingin meniti karier sebagai advokat.

Selain program penyumpahan gratis, FERADI WPI juga tengah menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bekerja sama dengan Universitas Karya Husada (UNKAHA) Semarang. Dalam pelaksanaannya, sebagian peserta memperoleh beasiswa penuh sesuai kebijakan internal organisasi.

Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., menegaskan bahwa program beasiswa merupakan kewajiban yang harus diterapkan di setiap kegiatan profesi yang diselenggarakan oleh organisasi. Ia menekankan:
“Saya sudah instruksikan kepada seluruh Ketua Panitia PKPA UPA dan Sumpah Advokat FERADI WPI, Bahwa setiap kali FERADI WPI mengadakan PKPA atau UPA atau Pelantikan dan Penyumpahan Advokat, Wajib memberikan Beasiswa kepada beberapa peserta yang benar benar membutuhkannya. Artinya sebagian peserta memang akan dikenakan biaya normal, tetapi sebagian lagi yang benar benar membutuhkan atau ingin menjadi lawyer tapi terkendala biaya, dapat di GRATIS kan. Dengan program BEASISWA PKPA UPA SUMPAH ADVOKAT FERADI WPI,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Doc. Ketua Umum FERADI WPI menegaskan komitmen organisasi dalam memperluas akses pendidikan dan profesi advokat melalui program beasiswa PKPA, UPA, dan penyumpahan advokat. (Foto: FERADI WPI Official)
Doc. Ketua Umum FERADI WPI menegaskan komitmen organisasi dalam memperluas akses pendidikan dan profesi advokat melalui program beasiswa PKPA, UPA, dan penyumpahan advokat. (Foto: FERADI WPI Official)

Kebijakan tersebut diterapkan secara menyeluruh dalam penyumpahan advokat di Surabaya, sehingga seluruh peserta yang memenuhi syarat dapat mengikuti prosesi tanpa dipungut biaya apa pun.

Doc. Lampiran resmi pada Surat Undangan Pengambilan Sumpah Advokat yang menunjukkan daftar organisasi advokat penerima undangan dari Pengadilan Tinggi Surabaya. (Foto: FERADI WPI Official)
Doc. Lampiran resmi pada Surat Undangan Pengambilan Sumpah Advokat yang menunjukkan daftar organisasi advokat penerima undangan dari Pengadilan Tinggi Surabaya. (Foto: FERADI WPI Official)

Program beasiswa dan pembebasan biaya sumpah advokat yang dilakukan FERADI WPI menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan tingginya biaya pendidikan profesi hukum. Melalui kebijakan ini, organisasi mendorong kesempatan yang lebih merata bagi masyarakat berkompetensi yang ingin berkarier sebagai advokat namun memiliki keterbatasan finansial.

Baca Juga  Firma Hukum Subur Jaya & Rekan – FERADI WPI Dampingi Aduan Dugaan Tindak Pidana di Polsek Mranggen Demak
Doc. Halaman lanjutan lampiran Surat Undangan Pengambilan Sumpah Advokat yang memuat daftar tambahan organisasi advokat yang diundang oleh Pengadilan Tinggi Surabaya. (Foto: FERADI WPI Official)
Doc. Halaman lanjutan lampiran Surat Undangan Pengambilan Sumpah Advokat yang memuat daftar tambahan organisasi advokat yang diundang oleh Pengadilan Tinggi Surabaya. (Foto: FERADI WPI Official)

FERADI WPI menyatakan bahwa pola pemberian beasiswa akan terus menjadi ciri khas organisasi pada setiap penyelenggaraan PKPA, UPA, maupun sumpah advokat. Organisasi menilai program ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum sekaligus memperkuat peran advokat sebagai profesi yang menjunjung nilai keadilan dan integritas.

FERADI WPI memastikan bahwa penyumpahan advokat di Pengadilan Tinggi Surabaya pada 11 Desember 2025 akan berjalan sesuai ketentuan peradilan dan hanya diikuti peserta yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Organisasi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan profesi hukum yang inklusif, berintegritas, dan berpihak pada pelayanan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *