Rektor UGM Tegaskan Dan Perkuat Ijazah Jokowi Sah dan Asli

banner 468x60

kawanjarinews.com – Jakarta – 22 Agustus 2025 — Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia, secara resmi menegaskan bahwa Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) adalah alumni sah UGM. Pernyataan ini disampaikan melalui kanal YouTube resmi UGM sebagai klarifikasi atas perdebatan publik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia. 

Pernyataan ini langsung disampaikan oleh Rektor UGM, Ova Emilia, dengan melibatkan tim akademik serta didampingi perwakilan universitas. Sementara itu, pihak kuasa hukum penggugat dan sejumlah ahli hukum serta akademisi terus mengkritisi kejelasan bukti yang disampaikan.

UGM menegaskan bahwa Jokowi lulus dari Fakultas Kehutanan dan diwisuda pada November 1985. Namun, UGM juga menekankan bahwa tanggung jawab institusi hanya sebatas proses pendidikan dan penerbitan ijazah. Penggunaan ijazah untuk kepentingan politik, seperti pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden, tidak lagi menjadi kewenangan UGM.

Pernyataan terbaru diumumkan pada 22 Agustus 2025, meskipun UGM sebelumnya juga telah memberikan klarifikasi serupa pada tahun 2022.

Pernyataan resmi dipublikasikan melalui kanal YouTube Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, yang kemudian menjadi perhatian luas publik.

Pernyataan UGM menjadi sorotan karena muncul di tengah proses hukum yang sedang berjalan terkait keaslian ijazah Jokowi. Sebagian pihak menilai pernyataan UGM masih repetitif tanpa menyertakan bukti fisik yang dapat mengakhiri polemik. Hal ini menimbulkan pertanyaan baru mengenai keterbukaan informasi publik dan transparansi dokumen akademik. 

Kuasa hukum pihak penggugat menilai bahwa pernyataan UGM belum cukup untuk membuktikan keaslian ijazah. Proses hukum di pengadilan dianggap sebagai jalur final untuk menguji kebenaran melalui dokumen asli, saksi, serta data pembanding. Saat ini, sejumlah dokumen pendukung telah disita oleh penyidik dan akan diperiksa di pengadilan.

Baca Juga  Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Vespa di Bekasi, 63 Orang Jadi Korban dengan Kerugian Rp1,5 Miliar

Sementara itu, Jokowi sendiri disebut ingin agar persoalan ini segera diselesaikan melalui jalur hukum, tanpa memperpanjang kontroversi di ruang publik.

Meski UGM telah menegaskan kembali keaslian ijazah Jokowi, publik masih menunggu pembuktian di pengadilan. Proses hukum yang tengah berjalan diharapkan menjadi titik akhir perdebatan panjang mengenai isu ini.

Baca juga: Pemeriksaan Rismon Sianipar Terkait Dugaan Ijazah Palsu Presiden Ke-7 Jokowi, Penyidik Ajukan 49 Pertanyaan

Baca juga: Kasus Korupsi Sertifikasi K3: Wamenaker Immanuel Ebenezer Jadi Tersangka, KSPSI Soroti Budaya Pemerasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *