Sudaryono Resmi Ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Gantikan Nanik S. Deyang

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Penunjukan tersebut diumumkan pada Rabu (22/7/2026) dan menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan keberlanjutan pelaksanaan program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono menyatakan menerima penugasan tersebut sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan akan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan di BGN, khususnya Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Sudaryono, MBG merupakan program yang telah dirancang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia. Dalam pelaksanaannya, ia menilai keberhasilan program tersebut memerlukan sinergi lintas sektor, mulai dari produksi pangan, distribusi, hingga pengawasan mutu makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Sebagai mantan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono mengatakan penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pasokan bahan pangan bagi program MBG. Ia menyebut petani, peternak, dan nelayan memiliki peran strategis dalam rantai pasok sehingga perlu mendapat dukungan agar program berjalan secara berkelanjutan.

Sudaryono juga menyampaikan apresiasi kepada Nanik S. Deyang atas pengabdian dan kontribusinya selama memimpin Badan Gizi Nasional. Ia berharap proses transisi kepemimpinan dapat berlangsung dengan baik sehingga tidak mengganggu pelaksanaan program yang telah berjalan.

Terkait sejumlah evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, termasuk isu keamanan pangan yang sempat menjadi perhatian publik di beberapa daerah, Sudaryono menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan, standar mutu, serta mekanisme pengendalian pelaksanaan program. Menurutnya, aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan distribusi makanan.

Baca Juga  Pemerintah Rombak Postur APBN 2026, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tetap Terjaga

Ia menambahkan, penguatan tata kelola Badan Gizi Nasional juga akan menjadi perhatian, termasuk penyempurnaan struktur organisasi dan peningkatan koordinasi dengan kementerian, lembaga terkait, pemerintah daerah, serta instansi yang memiliki kewenangan di bidang kesehatan dan keamanan pangan.

Seiring penunjukan tersebut, Sudaryono menyatakan akan melepaskan jabatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian sesuai ketentuan yang melarang rangkap jabatan dalam pemerintahan. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen untuk menjalankan tugas secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional terjadi di tengah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Transisi kepemimpinan diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelaksanaan program sekaligus memperkuat sistem pengawasan, distribusi, dan koordinasi antarlembaga guna meningkatkan efektivitas layanan kepada masyarakat. 

Sudaryono menyatakan siap mengemban amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional dengan mengedepankan profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi. Pemerintah berharap kepemimpinan baru di BGN dapat memperkuat implementasi kebijakan gizi nasional serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *