Presiden Prabowo Dukung Pembentukan Satgas PHK, Pimpinan Serikat Buruh Sampaikan 6 Tuntutan Utama di Hari Buruh

banner 468x60

kawanjarinews.com – Jakarta, 1 Mei 2025 – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun ini diwarnai pertemuan bersejarah antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan para pimpinan konfederasi serikat buruh nasional di kawasan Istora Senayan, Jakarta. Dalam momen yang dihadiri ribuan pekerja dari berbagai daerah, buruh secara terbuka menyatakan dukungan terhadap kebijakan Presiden, terutama dalam pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK).

Acara dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, didampingi sejumlah menteri kabinet dan pimpinan lembaga negara. Hadir pula pimpinan konfederasi buruh terbesar di Indonesia, antara lain:

  • Eli Rosita Silaban, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI),
  • Jumhur Hidayat, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI),
  • Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI (AGN),
  • Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
  • Turut hadir pula perwakilan organisasi buruh internasional dan pengusaha nasional.

Dalam kesempatan tersebut, para pemimpin buruh menyampaikan langsung enam tuntutan utama kepada Presiden Prabowo, dengan harapan dapat dijadikan agenda kebijakan nasional. Salah satu fokus utama adalah permintaan pengumuman resmi Satgas PHK, yang dinilai krusial untuk menanggulangi gelombang pemutusan hubungan kerja yang semakin marak.

Selain itu, para buruh juga mengusulkan:

  1. Penghapusan sistem outsourcing (alih daya),
  2. Peningkatan upah minimum secara adil dan layak,
  3. Revisi dan pengesahan UU Ketenagakerjaan baru tanpa aroma Omnibus Law,
  4. Pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT),
  5. Ratifikasi Konvensi ILO 188 terkait perlindungan awak kapal perikanan, dan
  6. Pemberantasan korupsi serta pengesahan UU Perampasan Aset.

Acara berlangsung pada Kamis, 1 Mei 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, yang dipusatkan di Istora Senayan, Jakarta. Ribuan buruh dari berbagai sektor dan wilayah turut hadir menyemarakkan acara tersebut.

Baca Juga  DPRD Pati Putuskan Bupati Sudewo Tidak Dimakzulkan, Sidang Hak Angket Berakhir Ricuh

Momen ini menjadi penanda penting karena menunjukkan komitmen Presiden untuk mendengarkan aspirasi buruh secara langsung, serta bukti kekompakan antara pemerintah dan pekerja dalam membangun sistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan manusiawi. Buruh menilai kehadiran Presiden Prabowo di acara ini sebagai simbol keberpihakan terhadap rakyat kecil.

Menurut Eli Rosita Silaban, kehadiran Presiden merupakan bukti nyata keberpihakan negara terhadap perjuangan kaum buruh yang telah berlangsung selama ratusan tahun. “Kami berharap Bapak akan memikirkan nasib buruh ke depan, termasuk jaminan sosial untuk pekerja informal dan digital platform,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan tertib dan semarak. Para pemimpin buruh menyampaikan orasi secara bergantian, menyuarakan tuntutan dan apresiasi kepada Presiden. Pihak keamanan mengawal kegiatan dengan ketat namun humanis.

Presiden Prabowo menyambut baik seluruh aspirasi tersebut dan menyatakan akan mempertimbangkannya sebagai bagian dari agenda kebijakan pemerintah. Para pimpinan buruh menyatakan siap mendukung penuh kebijakan pemerintah yang berpihak kepada keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Prabowo di Hari Buruh 2025: Pemerintah Baru Siap Lindungi Pekerja dan Lawan Korupsi

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Buruh dalam Peringatan Hari Buruh 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *