Tita Mulya Permata Sari, Ketua PBH Area FERADI WPI Cirebon 1, Tegas dan Tulus Berikan Bantuan Hukum Pro Bono

banner 468x60

KawanJariNews.com – CIREBON – Tita Mulya Permata Sari, Ketua Pemberi Bantuan Hukum (PBH) FERADI WPI Area Cirebon 1 sekaligus Kepala Divisi Komunikasi DPP FERADI WPI, menjalankan peran organisasi dan pendampingan hukum dengan perhatian terhadap akses masyarakat terhadap bantuan hukum. Selain menjalankan tugas organisasi, Tita saat ini juga menempuh pendidikan hukum dan bekerja sebagai asisten Advokat Senior Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX.

Di lingkungan FERADI WPI, Tita menjalankan tanggung jawab sebagai Ketua PBH Area Cirebon 1, termasuk dalam kegiatan pemberian bantuan hukum secara pro bono kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi PBH dalam memberikan akses pendampingan hukum bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Tita juga disebut memiliki peran dalam kegiatan komunikasi organisasi sebagai Kepala Divisi Komunikasi DPP FERADI WPI. Dua tanggung jawab tersebut menempatkannya pada posisi yang berkaitan dengan koordinasi internal organisasi sekaligus kegiatan pelayanan bantuan hukum di wilayah Cirebon.

Dalam perjalanan organisasi, Tita disebut telah menjalankan sejumlah kegiatan bantuan hukum secara cuma-cuma. Pendampingan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum dan memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan hukum.

Selain menjalankan tanggung jawab organisasi, Tita saat ini masih menempuh pendidikan hukum. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, ia juga memiliki rencana untuk melanjutkan perjalanan profesionalnya menjadi lawyer setelah memenuhi persyaratan pendidikan dan profesi yang berlaku.

Tita juga bekerja sebagai asisten dari Advokat Senior Donny Andretti. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kapasitasnya dalam bidang hukum, organisasi, serta pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Umum FERADI WPI, Donny Andretti, menilai Tita merupakan sosok yang memiliki daya juang dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi.

Baca Juga  FERADI WPI dan Korban Apresiasi Langkah Penyidik, Serahkan Pembuktian Dugaan Pengeroyokan Uun kepada Polda Banten

“Saya melihat Ibu Tita Mulya Permata Sari sebagai pribadi yang tidak pernah menyerah pada keadaan. Beliau adalah simbol keberanian untuk keluar dari ‘sangkar’ keterbatasan dan membuktikan bahwa dengan kerja keras, integritas, dan ketulusan, seseorang dapat menjelma menjadi ‘rajawali’ yang terbang tinggi,” ujar Donny.

Menurut Donny, kepemimpinan Tita tidak hanya berkaitan dengan jabatan yang diembannya, tetapi juga dengan tanggung jawab dalam menjalankan kegiatan organisasi dan bantuan hukum. Ia menilai ketegasan dalam menjalankan prinsip dapat berjalan bersama dengan kepedulian terhadap masyarakat.

Kepemimpinan beliau bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang keteladanan dan keberanian mengambil tanggung jawab,” kata Donny.

Peran Tita sebagai Ketua PBH Area Cirebon 1 juga menempatkan kegiatan bantuan hukum pro bono sebagai salah satu bagian penting dari aktivitasnya. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh akses informasi maupun pendampingan hukum sesuai dengan kapasitas dan ketentuan yang berlaku.

Bagi FERADI WPI, keberadaan PBH di daerah menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan layanan bantuan hukum kepada masyarakat. Sementara bagi Tita, pengalaman menjalankan organisasi dan kegiatan bantuan hukum sekaligus menjadi bagian dari proses pengembangan kapasitas menuju rencana karier profesionalnya di bidang hukum.

Dengan berbagai tanggung jawab tersebut, Tita Mulya Permata Sari terus menjalankan aktivitasnya di lingkungan FERADI WPI, baik dalam bidang komunikasi organisasi maupun pelayanan bantuan hukum di Area Cirebon 1. Perjalanan tersebut berlangsung bersamaan dengan pendidikan hukum yang sedang ditempuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *