KawanJariNews.com – MOJOKERTO — Eko Ponco, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. merupakan salah satu jajaran pimpinan Organisasi Advokat FERADI WPI yang dipercaya mengemban posisi strategis sebagai Wakil Ketua Umum XXIV DPP FERADI WPI. Selain menduduki posisi tersebut, Eko Ponco juga dipercaya sebagai Ketua DPC FERADI WPI Kabupaten Mojokerto. Di lingkungan internal organisasi, ia mendapat julukan “The Dragon XXIV of FERADI WPI”, sebuah sebutan yang dikaitkan dengan posisinya sebagai Wakil Ketua Umum.
Jabatan sebagai Wakil Ketua Umum merupakan bagian dari struktur kepemimpinan DPP FERADI WPI yang memiliki tanggung jawab dalam mendukung jalannya organisasi. Dalam menjalankan perannya, Eko Ponco terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi, koordinasi dengan jajaran daerah, serta aktivitas pendampingan hukum sesuai kapasitas, kewenangan, dan ketentuan profesi yang berlaku.
Selain tanggung jawabnya di tingkat DPP, Eko Ponco menjalankan tugas sebagai Ketua DPC FERADI WPI Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam materi profil ini, ia turut mendorong aktivitas organisasi di tingkat daerah, termasuk kegiatan internal, pembinaan anggota, serta pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat.
Salah satu kegiatan yang disebut dalam profil ini adalah pemberian bantuan hukum secara pro bono kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan akses terhadap pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan, dengan pelaksanaannya tetap harus disesuaikan dengan ketentuan hukum, kode etik profesi, serta kewenangan pihak yang memberikan layanan.
Eko Ponco juga disebut terlibat dalam kegiatan sosial organisasi, termasuk kegiatan kunjungan dan pemberian bantuan ke panti asuhan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aktivitas sosial FERADI WPI dalam membangun hubungan dengan masyarakat dan memberikan perhatian kepada kelompok yang membutuhkan.
Di tengah aktivitas organisasi dan profesinya, Eko Ponco menyampaikan bahwa dirinya saat ini berada pada tahap akhir menyelesaikan pendidikan Magister Hukum (S2). Ia juga menyatakan memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktor Hukum (S3).
Bagi Eko Ponco, pengembangan kapasitas melalui pendidikan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang berjalan beriringan dengan pengalaman organisasi dan praktik profesional. Keinginan melanjutkan pendidikan tersebut menunjukkan adanya rencana pengembangan diri di bidang hukum yang ingin terus ia wujudkan.
Berbagai penilaian yang bersifat positif terhadap karakter dan kepemimpinan Eko Ponco dalam materi ini disampaikan sebagai pandangan Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX.
Menurut Donny Andretti, Eko Ponco merupakan figur yang memiliki daya juang dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah organisasi. Donny menggambarkan perjalanan Eko Ponco sebagai proses keluar dari keterbatasan dan terus mengembangkan kapasitas diri.
“Saya melihat Eko Ponco, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. sebagai pribadi yang tidak pernah menyerah pada keadaan. Beliau adalah simbol keberanian untuk keluar dari ‘sangkar’ keterbatasan dan membuktikan bahwa dengan kerja keras, integritas, dan ketulusan, seseorang dapat menjelma menjadi ‘rajawali’ yang terbang tinggi. Kepemimpinan beliau bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang keteladanan dan keberanian mengambil tanggung jawab,” ujar Donny Andretti.
Donny juga menyampaikan pandangannya bahwa Eko Ponco memiliki gaya kepemimpinan yang tegas sekaligus humanis. Menurutnya, karakter tersebut terlihat dalam keterlibatan Eko Ponco dalam kegiatan organisasi serta interaksinya dengan anggota.
Penilaian tersebut merupakan pandangan pimpinan organisasi terhadap salah satu jajaran pengurusnya. Redaksi tidak memberikan penilaian independen mengenai karakter pribadi, tingkat keberanian, integritas, maupun kualitas kepemimpinan Eko Ponco.
Julukan “The Dragon XXIV of FERADI WPI” menjadi bagian dari identitas Eko Ponco di lingkungan internal organisasi. Sebutan tersebut berkaitan dengan posisinya sebagai Wakil Ketua Umum XXIV DPP FERADI WPI.
Dalam struktur organisasi, keberadaan Wakil Ketua Umum memiliki fungsi strategis dalam membantu pelaksanaan agenda dan koordinasi organisasi. Eko Ponco menjalankan peran tersebut bersamaan dengan tanggung jawabnya sebagai Ketua DPC FERADI WPI Kabupaten Mojokerto.
Aktivitas di tingkat daerah juga menjadi ruang bagi Eko Ponco untuk membangun komunikasi dengan anggota dan masyarakat. Kegiatan bantuan hukum, pembinaan organisasi, maupun aktivitas sosial menjadi beberapa bentuk kegiatan yang disebut dalam profil ini.
Eko Ponco menyampaikan bahwa pengalaman dan kemampuannya dalam menghadapi berbagai persoalan hukum tidak terlepas dari proses pembelajaran yang ia jalani selama berada di lingkungan FERADI WPI.
Ia secara khusus menyebut adanya pembinaan dari Ketua Umum DPP FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, yang menurutnya memberikan arahan dan pembelajaran dalam memahami strategi serta cara membedah persoalan hukum.
“Saya berterima kasih karena digembleng langsung oleh Pak Ketum Adv. Donny Andretti. Keberanian dan strategi yang saya terapkan adalah hasil pembelajaran dan kepercayaan dari pimpinan organisasi,” ungkap Eko Ponco.
Pernyataan tersebut merupakan keterangan langsung dari Eko Ponco mengenai pengalaman pembinaan yang ia rasakan selama berada dalam organisasi. Sementara itu, setiap klaim mengenai penanganan maupun hasil suatu perkara tetap perlu merujuk pada dokumen perkara, putusan pengadilan, atau keterangan resmi lembaga yang berwenang.
Perjalanan Eko Ponco di FERADI WPI memperlihatkan kombinasi antara aktivitas organisasi, pendampingan hukum, kegiatan sosial, dan upaya pengembangan pendidikan. Sebagai Wakil Ketua Umum XXIV DPP sekaligus Ketua DPC FERADI WPI Kabupaten Mojokerto, ia menjalankan tanggung jawab pada dua tingkatan struktur organisasi.
Sementara rencana melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktor menjadi bagian dari agenda pengembangan kapasitas pribadi yang ingin ditempuhnya. Perpaduan pengalaman organisasi dan pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Eko Ponco dalam menjalankan perannya di lingkungan FERADI WPI.











