Lima RW di Bambankerep Ikuti Lomba Simulasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara

banner 468x60

KawanJariNews.com – SEMARANG – Perwakilan dari lima rukun warga (RW) di Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, mengikuti Lomba Simulasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) yang digelar pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan kader PKK dari masing-masing RW sebagai bagian dari pelaksanaan program pembinaan kesadaran bela negara di tingkat kelurahan melalui pendekatan simulasi.

Lomba dibuka oleh Pembina Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Bambankerep, Agung Susilo, S.E. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa simulasi PKBN diselenggarakan sebagai media pembelajaran untuk memperkenalkan nilai-nilai kesadaran bela negara kepada masyarakat melalui lingkungan keluarga.

“Lomba Simulasi PKBN ini merupakan sarana edukasi dan implementasi program pembinaan kesadaran bela negara. Peran keluarga menjadi salah satu titik awal dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Agung Susilo.

Sebelum perlombaan dimulai, panitia melalui tim juri menyampaikan mekanisme pelaksanaan serta kriteria penilaian yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung. Penjurian dilakukan oleh Ketua TP PKK Kelurahan Bambankerep Yeny Tri Wahyuni, S.E., Ketua Pokja I TP PKK Kelurahan Bambankerep Mujiati Marni, S.E., dan Ketua Pokja I TP PKK Kecamatan Ngaliyan Sudjiati.

Setiap RW mengirimkan satu tim yang terdiri atas 15 peserta. Masing-masing tim menampilkan simulasi sesuai materi yang telah ditentukan panitia. Penampilan peserta kemudian dinilai berdasarkan indikator yang telah dijelaskan sebelum perlombaan dimulai.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, RW 1 ditetapkan sebagai juara pertama. RW 4 meraih juara kedua, disusul RW 3 sebagai juara ketiga, RW 5 sebagai juara keempat, dan RW 2 menempati posisi kelima.

Ketua TP PKK Kelurahan Bambankerep, Yeny Tri Wahyuni, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap materi pembinaan kesadaran bela negara.

Baca Juga  LDII PAC Tugurejo Semarang Gelar Buka Puasa Bersama untuk Pererat Silaturahmi

“Harapannya, materi yang diperoleh melalui simulasi ini dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Kami juga mengapresiasi partisipasi seluruh kelompok PKK dari masing-masing RW yang telah mengikuti perlombaan,” kata Yeny Tri Wahyuni saat dihubungi melalui sambungan telepon usai kegiatan.

Menurutnya, pelaksanaan simulasi menjadi salah satu sarana evaluasi terhadap pemahaman peserta mengenai materi PKBN sekaligus memperkuat koordinasi antarperwakilan RW dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan di tingkat kelurahan.

Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara merupakan salah satu bentuk edukasi yang bertujuan menumbuhkan pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta semangat berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat sesuai peran masing-masing. Melalui kegiatan simulasi, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan materi pembinaan yang telah dipelajari dalam bentuk penampilan kelompok.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama satu hari dengan melibatkan peserta, tim juri, dan pendukung dari masing-masing RW. Hasil perlombaan menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan program pembinaan kesadaran bela negara di lingkungan Kelurahan Bambankerep sebagai dasar pelaksanaan kegiatan pembinaan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *