KawanJariNews.com – PEMALANG – Dalam upaya memakmurkan bulan suci Ramadhan, Mushola Yahya’ Arifin di Dukuh Dronjong, Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang melibatkan jamaah dan masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut diisi dengan buka puasa bersama, tadarus Al-Qur’an, serta kultum sebagai bagian dari penguatan ibadah dan kebersamaan selama Ramadhan.
Kegiatan Ramadhan di Mushola Yahya’ Arifin dilaksanakan secara rutin dengan agenda buka puasa bersama yang digelar dua kali dalam sepekan. Setelah berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an dan kultum yang diikuti oleh para jamaah serta warga sekitar. Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan sosial dan kekeluargaan di lingkungan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan tersebut disambut antusias oleh jamaah dan warga sekitar. Kehadiran masyarakat dalam setiap agenda menunjukkan tingginya partisipasi serta semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Selain menjalankan ibadah puasa, warga juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat silaturahmi antar sesama.
Salah satu pengisi kegiatan, Ustadz Hasan, menyampaikan bahwa buka puasa bersama memiliki makna penting, tidak hanya dari sisi ibadah, tetapi juga dari sisi sosial kemasyarakatan.
“Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kita dapat mempererat silaturahmi serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di antara jamaah dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Menurut keterangan yang dihimpun, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan jamaah selama Ramadhan, sekaligus menjadikan mushola sebagai pusat aktivitas keagamaan yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan adanya tadarus Al-Qur’an dan kultum setelah berbuka puasa, jamaah diharapkan tidak hanya memperoleh asupan spiritual, tetapi juga memperdalam pemahaman keagamaan secara bertahap dan berkelanjutan.
Dalam konteks sosial, kegiatan semacam ini dinilai memiliki dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat. Selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, kegiatan berbasis mushola juga menjadi sarana membangun kepedulian, gotong royong, dan kekompakan antarwarga. Di tengah dinamika kehidupan sehari-hari, kegiatan keagamaan kolektif selama Ramadhan menjadi ruang yang efektif untuk menjaga keharmonisan lingkungan.
Keberadaan Mushola Yahya’ Arifin sebagai pusat kegiatan Ramadhan juga menunjukkan peran penting tempat ibadah di tingkat lingkungan dalam membina kehidupan religius masyarakat. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat shalat, mushola juga menjadi ruang pembinaan spiritual, pendidikan keagamaan, dan interaksi sosial yang positif bagi warga sekitar.
Diharapkan, rangkaian kegiatan Ramadhan yang dilaksanakan di Mushola Yahya’ Arifin dapat terus berlangsung secara konsisten dan menjadi tradisi tahunan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat. Selain memakmurkan tempat ibadah, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan keberkahan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.










