Pertemuan Lintas Iman di Istiqlal Perkuat Toleransi dan Kenalkan Terowongan Keberagaman

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA — Staf Khusus Kementerian Agama RI Bidang Hubungan Internasional, H. Gugun Gumilar, menerima kunjungan perwakilan Elders Sisters dari Latter Day Saint Church, Amerika Serikat, dalam pertemuan lintas iman di Masjid Istiqlal. Kegiatan ini bertujuan memperkuat dialog toleransi serta memperkenalkan simbol kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

 Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026) tersebut digelar dalam suasana hangat dan penuh makna. H. Gugun Gumilar, yang mewakili Masjid Istiqlal, menyambut langsung rombongan tamu dan memberikan pemaparan mengenai fungsi serta peran strategis masjid sebagai pusat ibadah sekaligus ruang dialog lintas agama.

Dalam pemaparannya, Gugun menjelaskan bahwa Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara yang dibangun sebagai simbol kemerdekaan dan persatuan bangsa Indonesia. Ia menekankan bahwa Istiqlal tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tetapi juga terbuka sebagai ruang interaksi bagi seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah pengenalan Terowongan Keberagaman, yaitu jalur penghubung antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Terowongan ini menjadi simbol konkret dari harmoni dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.

“Terowongan ini bukan sekadar akses fisik, tetapi juga melambangkan jembatan persaudaraan dan saling pengertian antara umat beragama,” ujar H. Gugun Gumilar.

Perwakilan Elders Sisters dari Latter Day Saint Church menyampaikan apresiasi dan kekaguman terhadap konsep toleransi yang diwujudkan secara nyata di Indonesia. Mereka menilai keberadaan dua rumah ibadah besar yang berdampingan serta terhubung secara simbolis menjadi contoh praktik baik dalam membangun harmoni sosial.

Selain itu, pertemuan juga diisi dengan dialog mengenai peran komunitas keagamaan dalam memperkuat nilai moderasi beragama, inklusivitas, serta kerja sama global dalam menghadapi tantangan intoleransi.

Baca Juga  Pertemuan Rutin DPC API Kebumen Diisi Sosialisasi SK Dirjen Bimas Kristen Nomor 535 tentang STL Gereja

Kegiatan lintas iman seperti ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat hubungan antarumat beragama di tingkat nasional maupun internasional. Indonesia dikenal sebagai negara dengan keberagaman tinggi yang terus mengedepankan nilai toleransi dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Keberadaan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang berdampingan, serta terhubung melalui Terowongan Keberagaman, menjadi simbol nyata dari praktik toleransi yang dapat menjadi rujukan global dalam membangun hubungan harmonis antar komunitas agama.

 Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan komunitas keagamaan internasional dalam mempromosikan perdamaian dan toleransi. Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Indonesia dalam merawat keberagaman sebagai kekuatan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *