kawanjarinews.com – Karanganyar, Minggu (19/1/2025) – Dalam menjalankan tugas sebagai anggota Bhabinkamtibmas Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Aipda Suranto terus menunjukkan kepedulian terhadap warga binaannya melalui program “Welas Asih” yang ia rintis sejak tahun 2022. Program ini bertujuan untuk membantu meringankan beban warga yang membutuhkan, terutama kaum dhuafa.
Aipda Suranto, yang lahir di Sragen pada tahun 1984 dan mulai berdinas di Kepolisian sejak tahun 2003, telah menjadi anggota Bhabinkamtibmas di Desa Nangsri sejak tahun 2020. Dalam menjalankan tugasnya, ia mengedepankan pendekatan Door to Door System (DDS) untuk mengetahui kondisi warga secara langsung. Melalui kunjungan ini, ia mendapati masih banyak warga yang membutuhkan bantuan, sehingga tergerak untuk memulai program “Welas Asih” dengan menyisihkan sebagian dari gaji bulanan untuk membantu mereka.
Pada Minggu (19/1/2025), Aipda Suranto mengunjungi rumah pasangan lansia Gito Wiyono (79) dan Yatmi (69) di Dusun Kebak Jetis, Desa Nangsri. Dalam perjalanan, ia berhenti di sebuah toko untuk membeli paket sembako yang kemudian diikat di boncengan sepeda motor dinasnya. Sesampainya di lokasi, ia menyerahkan paket sembako tersebut kepada pasangan lansia yang menyambut dengan penuh rasa syukur.
“Terima kasih sekali Pak, yang bapak berikan ini sangat bermanfaat bagi kami dan semoga yang bapak perbuat ini menjadi amal ibadah bapak,” ungkap Yatmi dengan suara lirih sambil berbaring karena sakit gula dan stroke yang dideritanya.
Selain sembako, Aipda Suranto juga memberikan sedikit bantuan untuk biaya pengobatan Yatmi. Usai kegiatan tersebut, ia kembali ke Polsek Kebakkramat untuk menyelesaikan administrasi pelaporan kegiatan Bhabinkamtibmas. Saat diwawancarai, ia menjelaskan arti dari program “Welas Asih”.
”Saya memilih nama program ini ‘Welas Asih’ yang artinya rasa belas kasih yang mendalam atau sikap cinta kasih. Sebagai Bhabinkamtibmas, saya harus memiliki rasa empati kepada warga desa binaan. Program ini saya mulai sejak tahun 2022 dengan menyisihkan gaji bulanan, dan bersyukur kegiatan sosial ini dapat berjalan hingga saat ini,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak memiliki anggaran tetap. “Selama saya hidup, masih diberi kesempatan, saya akan terus membantu sesama. Ini bisa menjadi jalan mencari pahala di kemudian hari,” ujarnya.
Kepala Dusun Kebak Jetis, Suyatno, turut mengapresiasi langkah Aipda Suranto. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warga kami. Semoga ini menjadi amal kebaikan bagi Pak Suranto,” ungkapnya.
Melalui program “Welas Asih,” Aipda Suranto berharap dapat terus memberikan manfaat bagi warga Desa Nangsri dan menginspirasi orang lain untuk berbagi kepada sesama.
Baca juga: Senyum Bahagia Wisatawan: Tanda Tulis Bali di Ngurah Rai Jadi Simbol Selamat Datang;
Baca juga: Danramil Ngemplak Pimpin Pembersihan Irigasi Bersama Warga Desa Sawahan
















