Harga BBM Pertamina Berlaku 19 September 2026, Pertamax Tetap Rp15.950 per Liter

banner 468x60

KawanJariNews.com  – JAKARTA — Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) Pertamina yang berlaku pada Sabtu, 19 September 2026, masih mengacu pada penyesuaian harga yang dilakukan pada awal September. Untuk wilayah Jabodetabek dan sejumlah wilayah di Pulau Jawa, harga Pertalite tercatat Rp10.000 per liter, Pertamax Rp15.950 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Sementara itu, Biosolar subsidi tetap Rp6.800 per liter.

Harga BBM Pertamina 19 September 2026

Berikut daftar harga yang menjadi acuan di wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur:

Jenis BBM Harga per Liter
Pertalite Rp10.000
Biosolar Rp6.800
Pertamax Rp15.950
Pertamax Green 95 Rp19.150
Pertamax Turbo Rp19.600
Dexlite Rp23.700
Pertamina Dex Rp25.200

 

Harga tersebut merupakan harga yang berlaku pada September 2026 dan dapat berbeda di sejumlah wilayah Indonesia karena harga BBM nonsubsidi Pertamina ditetapkan berdasarkan wilayah. Data harga September menunjukkan Pertamax tetap pada Rp15.950 per liter, sedangkan Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami penyesuaian mulai 1 September 2026. Pertamax Green 95 kemudian disesuaikan menjadi Rp19.150 per liter mulai 2 September 2026.

Tiga BBM Nonsubsidi Naik pada 1 September

PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian terhadap sejumlah BBM nonsubsidi mulai 1 September 2026. Berdasarkan keterangan perusahaan yang dikutip detikFinance, penyesuaian tersebut mencakup Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Pertamax Turbo naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter, Dexlite dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.

Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, antara lain harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor lain termasuk daya beli masyarakat. Perusahaan menyatakan penyesuaian hanya dilakukan terhadap sebagian produk nonsubsidi, sementara harga Pertamax dan pada saat itu Pertamax Green 95 belum mengalami perubahan.

Baca Juga  Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi: Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Alami Kenaikan Harga per 18 April 2026

Pertamax Green 95 Mengalami Penyesuaian

Penyesuaian berikutnya terjadi pada Pertamax Green 95. Produk BBM dengan RON 95 tersebut berubah dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter mulai 2 September 2026. Dengan demikian, pada 19 September 2026 harga tersebut menjadi salah satu harga BBM nonsubsidi Pertamina yang berlaku di wilayah yang menyediakan produk tersebut.

Sementara itu, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap berada di angka Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter. Harga tersebut juga tercatat dalam daftar harga BBM Pertamina yang berlaku pada September 2026.

Harga Berbeda di Sejumlah Wilayah

Masyarakat perlu memperhatikan bahwa harga BBM nonsubsidi Pertamina tidak selalu sama di seluruh Indonesia. Perbedaan harga dapat terjadi karena penetapan harga berdasarkan wilayah. Sebagai contoh, harga Pertamax di Aceh tercatat Rp16.300 per liter, sedangkan di Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur tercatat Rp15.950 per liter. Pertamax Turbo dan produk diesel nonsubsidi juga memiliki harga berbeda di sejumlah provinsi.

Karena itu, daftar harga di atas digunakan sebagai acuan untuk wilayah Jabodetabek dan sejumlah wilayah Pulau Jawa, bukan sebagai satu harga yang berlaku seragam di seluruh Indonesia. Konsumen dapat mengecek harga berdasarkan wilayah dan ketersediaan produk sebelum melakukan pembelian di SPBU.

Dengan demikian, harga BBM Pertamina yang berlaku pada 19 September 2026 untuk wilayah Jawa yang tercantum berada pada kisaran Rp6.800 hingga Rp25.200 per liter, tergantung jenis BBM. Harga BBM subsidi tetap, sementara beberapa produk nonsubsidi telah mengalami penyesuaian sejak awal September 2026. Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan produk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

Baca Juga  Rosan Ungkap Pembahasan Prabowo dengan Himbara, Soroti Harga Minyak Dunia hingga Pembiayaan UMKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *