KawanJariNews.com – YOGYAKARTA – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., menyampaikan pandangannya mengenai sosok Harriani Bianca Daryana, C.PL., selaku Ketua DPD FERADI WPI Jakarta, saat ditemui awak media di Yogyakarta, Jumat (27/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Donny Andretti menjelaskan bahwa dirinya pertama kali mengenal Harriani Bianca Daryana pada 12 Mei 2025. Ia menyebut pertemuan awal itu menjadi titik awal komunikasi terkait komitmen pemberian bantuan hukum.
“Saya mulai mengenal beliau pada 12 Mei 2025. Setelah berbicara mengenai visi bantuan hukum, saya melihat komitmen yang kuat untuk melayani dan membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum,” ujarnya kepada insan pers.
Pelantikan dan Program Kerja DPD FERADI WPI Jakarta
Donny Andretti juga memaparkan bahwa pada 1 Juni 2025 DPD FERADI WPI Jakarta resmi terbentuk dan dilantik di Jakarta dengan Harriani Bianca Daryana, C.PL., sebagai ketua.
Dalam sambutannya saat pelantikan, Harriani Bianca menyampaikan sejumlah program kerja yang akan dijalankan, antara lain:
- Bantuan hukum pro bono bagi masyarakat tidak mampu.
- Penyuluhan hukum kepada komunitas akar rumput.
- Advokasi kebijakan publik untuk memperjuangkan hak konstitusional warga negara.
Menurut Donny, pelantikan tersebut mendapat respons positif dari anggota yang hadir dan menjadi awal penguatan aktivitas organisasi di wilayah Jakarta.
Kegiatan Pro Bono dan Kerja Sama Pendidikan Advokat
Setelah pelantikan, DPD FERADI WPI Jakarta disebut aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan bantuan hukum pro bono bagi masyarakat kurang mampu. Selain itu, organisasi tersebut juga melaksanakan kegiatan sosial, termasuk kunjungan dan bakti sosial ke panti asuhan.
Pada awal Oktober 2025, DPD FERADI WPI Jakarta di bawah kepemimpinan Harriani Bianca menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Mpu Tantular Jakarta untuk kerja sama pelaksanaan PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat).
Kerja sama tersebut direalisasikan pada Desember 2025 melalui pelaksanaan PKPA dan UPA (Ujian Profesi Advokat) DPD FERADI WPI Jakarta bersama Universitas Mpu Tantular.
Pernyataan dan Pandangan Pribadi Ketua Umum
Dalam pernyataannya, Donny Andretti juga menyampaikan pandangan pribadinya mengenai karakter kepemimpinan Harriani Bianca. Ia mengaitkan sejumlah nilai kepemimpinan dengan figur perempuan pemimpin dalam literatur keagamaan yang diyakininya.
Ia menyebut karakter kepemimpinan yang menurutnya tercermin antara lain keberanian, ketegasan, kemampuan membimbing anggota, serta komitmen dalam pelayanan bantuan hukum.
“Saya melihat sosok yang berkomitmen pada perjuangan keadilan dan pelayanan hukum bagi masyarakat,” ujarnya.
Donny juga menyampaikan bahwa Harriani Bianca saat ini tengah menempuh proses pendidikan menuju profesi advokat, sebagai bagian dari penguatan kompetensi profesional.
Pernyataan Ketua Umum FERADI WPI tersebut muncul dalam konteks evaluasi dan perkembangan organisasi di tingkat daerah. Aktivitas bantuan hukum pro bono dan kerja sama pendidikan profesi advokat menjadi bagian dari penguatan peran organisasi dalam pelayanan hukum kepada masyarakat.
Program bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu serta pelaksanaan PKPA dan UPA merupakan bagian dari mekanisme pembinaan profesi advokat sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Umum FERADI WPI menyatakan bahwa pihaknya mendukung pengembangan kapasitas kepemimpinan dan profesionalisme di seluruh jajaran DPD, termasuk di Jakarta, guna memperluas akses masyarakat terhadap bantuan hukum dan meningkatkan kualitas layanan advokat di Indonesia.















