Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong Saat Aksi PB PMII di Depan DPR RI

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Aksi unjuk rasa yang digelar Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026), diwarnai kericuhan yang mengakibatkan terjadinya aksi saling dorong antara massa demonstran dan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi.

Kericuhan terjadi saat ratusan peserta aksi menyampaikan aspirasi mereka di kawasan depan kompleks parlemen. Situasi memanas ketika aparat kepolisian berupaya memadamkan benda yang dibakar oleh sebagian peserta aksi di area demonstrasi. Tindakan tersebut memicu reaksi dari massa yang kemudian terlibat aksi saling dorong dengan petugas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian yang berjaga di sejumlah titik sekitar Gedung DPR RI. Massa aksi yang berasal dari PB PMII menyampaikan berbagai aspirasi dan kritik terhadap sejumlah isu nasional yang menjadi perhatian mereka.

Ketegangan mulai meningkat ketika petugas melakukan tindakan pengamanan terhadap material yang dibakar di lokasi aksi. Sejumlah peserta demonstrasi menilai langkah tersebut sebagai bentuk pembatasan terhadap jalannya aksi, sementara aparat berupaya menjaga keamanan dan ketertiban umum di kawasan yang menjadi salah satu objek vital negara tersebut.

Dalam situasi yang memanas, terdengar sejumlah seruan dari koordinator lapangan dan peserta aksi agar massa tetap menjaga ketertiban serta menghindari tindakan yang dapat memperburuk keadaan. Beberapa peserta aksi juga mengimbau rekan-rekannya untuk mundur secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan bentrokan lebih lanjut.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi kemudian berupaya mengendalikan situasi dan melakukan pendekatan persuasif guna mencegah eskalasi konflik. Setelah beberapa saat, kondisi berangsur kondusif meskipun ketegangan sempat terjadi di antara kedua pihak.

Baca Juga  Angka Pengangguran Tembus 7,28 Juta: PHK Massal dan Ketidaksesuaian Keterampilan Jadi Pemicu

PB PMII sebagai penyelenggara aksi merupakan organisasi kemahasiswaan yang selama ini aktif menyampaikan aspirasi publik melalui berbagai forum demokrasi. Pemilihan lokasi aksi di depan Gedung DPR RI dilakukan sebagai bagian dari upaya menyampaikan tuntutan secara langsung kepada lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan dan pembentukan kebijakan nasional.

Sementara itu, kepolisian bertugas melakukan pengamanan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berlangsung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta tidak mengganggu keamanan masyarakat sekitar.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keseimbangan antara pelaksanaan hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum dengan upaya menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya aksi demonstrasi.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi mengenai adanya korban maupun kerusakan fasilitas umum akibat insiden tersebut. Situasi di sekitar Gedung DPR RI dilaporkan telah kembali kondusif setelah aparat dan peserta aksi melakukan pengendalian massa di lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *