Kebakaran Hebat di Tambora Hanguskan Puluhan Rumah, Ratusan Warga Terdampak

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA BARAT – Kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis malam (28/5/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan puluhan rumah warga, memaksa ratusan jiwa mengungsi, serta memicu kepanikan di lingkungan padat yang dikenal memiliki akses jalan sempit dan bangunan berhimpitan.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.47 WIB di kawasan Jalan Krendang Barat Gang 2 Nomor 3, RT 13 RW 6. Namun berdasarkan keterangan warga dan hasil pemantauan lapangan, sumber api diduga pertama kali muncul dari sebuah rumah kontrakan bertingkat dua di wilayah RT 12 RW 5.

Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain karena mayoritas rumah di lokasi berdempetan, memiliki konstruksi semi permanen, serta menggunakan material yang mudah terbakar. Kondisi gang sempit turut menyulitkan proses evakuasi warga maupun akses kendaraan pemadam kebakaran menuju titik api.

Salah seorang warga menyebut sebelum api membesar sempat terdengar suara ledakan kecil dari lantai dua rumah kontrakan yang diduga menjadi titik awal kebakaran.

“Api cepat sekali membesar. Warga panik karena rumah saling berdempetan dan gangnya sempit,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Berdasarkan data sementara dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, sedikitnya 33 unit rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut. Sebagian bangunan diketahui tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal, tetapi juga digunakan sebagai kontrakan petak dan tempat usaha kecil milik warga.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sekitar 50 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 200 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Sebagian warga mengungsi sementara ke musala sekitar lokasi kejadian, sedangkan lainnya memilih tinggal di rumah kerabat.

Baca Juga  Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Padam Setelah Lebih dari 20 Jam

Kondisi pasca kebakaran memperlihatkan kerusakan cukup parah. Sejumlah bangunan tampak rata dengan tanah, sementara puing kayu, seng, dan sisa perabot rumah tangga berserakan di lokasi. Warga yang kembali ke area kebakaran terlihat berusaha mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari reruntuhan bangunan.

Dalam proses penanganan, petugas Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran beserta puluhan personel. Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga api berhasil dilokalisasi dan dipadamkan sekitar pukul 23.32 WIB.

Petugas menghadapi sejumlah kendala saat melakukan pemadaman, di antaranya akses jalan lingkungan yang sempit sehingga menyulitkan mobil damkar masuk mendekati titik api. Selain itu, padatnya bangunan dan minimnya jarak antar rumah membuat kobaran api cepat menjalar ke bangunan lain.

Di tengah proses pemadaman, warga juga mengeluhkan terganggunya pasokan air bersih di lingkungan sekitar yang turut menyulitkan kebutuhan dasar masyarakat pasca kebakaran.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat terkait. Namun dugaan sementara mengarah pada gangguan instalasi listrik atau korsleting listrik di salah satu rumah kontrakan yang terbakar pertama kali.

Pihak berwenang masih melakukan pendataan kerugian material serta memastikan kondisi kesehatan para korban terdampak, termasuk anak-anak dan lansia yang mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.

Selain kehilangan tempat tinggal, para korban saat ini membutuhkan bantuan darurat berupa pakaian layak pakai, makanan siap saji, air bersih, perlengkapan bayi, obat-obatan, selimut, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang terdampak kebakaran.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait tingginya risiko kebakaran di kawasan padat penduduk Jakarta, khususnya wilayah permukiman dengan instalasi listrik padat, bangunan semi permanen, dan minim jalur evakuasi darurat.

Baca Juga  Longsor Tebing di Tol Bocimi KM 72, Akses Sukabumi menuju Jakarta Ditutup Sementara

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan penanganan darurat, memberikan bantuan kemanusiaan, serta mengevaluasi sistem mitigasi kebakaran di kawasan padat penduduk guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *