Talud Sungai Jebol, Puluhan Rumah di Bambankerep Semarang Terendam Banjir Setinggi 1 Meter

banner 468x60

KawanJariNews.com – SEMARANG – Talud tanggul sungai di wilayah RT 08 RW 04 Kelurahan Bambankerep, Kota Semarang, jebol setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Sabtu (16/5/2026). Akibatnya, air sungai meluap dan merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai sekitar satu meter, sehingga menyebabkan kerusakan pada rumah dan barang milik warga. 

Peristiwa jebolnya talud terjadi setelah curah hujan tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat secara signifikan. Luapan air kemudian masuk ke kawasan permukiman warga dan menggenangi sejumlah rumah di lingkungan RT 08 RW 04 Kelurahan Bambankerep.

Mendapat laporan kejadian tersebut, jajaran aparatur Kelurahan Bambankerep bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pendampingan terhadap warga terdampak. Di lokasi tampak hadir Lurah Bambankerep Agung Susilo, SE, Sekretaris Kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPMK Bambankerep, perangkat kelurahan, serta Ketua RW 04 Ifan Widianto.

Selain melakukan pemantauan, aparat setempat juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir dan kebutuhan warga terdampak.

Salah seorang warga mengaku kejadian tersebut kembali membangkitkan trauma banjir bandang yang pernah terjadi di wilayah tersebut pada tahun 2010. Warga menyebut air masuk dengan cepat hingga merendam perabot rumah tangga dan menyebabkan kerusakan pada bagian rumah.

“Air masuk cukup cepat hingga sekitar satu meter. Banyak barang rumah tangga yang tidak sempat diselamatkan,” ujar seorang warga terdampak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dilaporkan telah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa tikar, selimut, paket sembako, dan karung pasir untuk kebutuhan penanganan sementara di lokasi terdampak.

Sementara itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) turut melakukan peninjauan terhadap titik talud yang jebol guna melakukan kajian teknis terhadap tingkat kerusakan dan langkah penanganan lanjutan.

Baca Juga  Pengurus RW 05 Bambankerep Gelar Kegiatan Kebersamaan ke Gunungkidul

Lurah Bambankerep Agung Susilo, SE, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait agar penanganan fisik terhadap talud yang rusak dapat segera dilakukan.

​”Kami sudah berusaha dan langsung berkoordinasi secara cepat dengan dinas terkait agar bantuan logistik segera didatangkan. Harapan kami, setelah peninjauan dari pihak BBWS ini, segera dilakukan tindakan fisik perbaikan pada talud yang jebol tersebut agar siap menghadapi potensi hujan berikutnya dan warga kami kembali aman,” ujarnya.

Ketua RW 04 Ifan Widianto juga berharap proses perbaikan tanggul dapat segera direalisasikan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami sangat berharap dinas terkait dan BBWS bisa segera mengambil langkah cepat dalam penanggulangan dan pembangunan kembali tembok talud ini. Kasihan warga kalau harus terus-menerus merasa waswas dan trauma, apalagi saat-saat ini curah hujan masih sangat tinggi,” ungkap Ifan Widianto.

Di sisi lain, Ketua LPMK Bambankerep Muji mengajak seluruh pihak, termasuk pelaku usaha di sekitar wilayah tersebut, untuk turut membantu warga terdampak banjir melalui bantuan sosial maupun dukungan pemulihan lingkungan.

Peristiwa jebolnya talud sungai ini kembali menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur pengendali banjir di kawasan permukiman padat penduduk. Selain faktor curah hujan tinggi, sejumlah warga juga menyoroti kondisi konstruksi talud yang dinilai kurang kuat untuk menahan debit air sungai yang besar.

Warga berharap proses perbaikan nantinya dilakukan dengan konstruksi yang lebih kokoh dan sesuai standar teknis guna mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang. Banjir tersebut tidak hanya berdampak pada kerusakan material, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran dan trauma bagi masyarakat yang pernah mengalami banjir besar sebelumnya.

Hingga saat ini, aparat kelurahan bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan kondisi di lokasi terdampak banjir. Warga berharap penanganan tanggul yang jebol dapat segera dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali normal dan risiko banjir susulan dapat diminimalisasi.

Baca Juga  Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Kemacetan Parah di Cawang, Jakarta Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *