Polisi Diduga Paksa Geledah Mobil di Jakarta Barat, Pengemudi Dituduh Baru Ambil Narkoba

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Sebuah insiden dugaan pemaksaan penggeledahan kendaraan oleh sejumlah anggota kepolisian terjadi di kawasan Jalan Daan Mogot, Sabtu (18/4/2026) sore, ketika seorang pengemudi diberhentikan dan dituduh baru mengambil narkoba tanpa disertai penunjukan bukti di lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Sebuah mobil yang tengah melaju menuju kawasan Pantai Indah Kapuk dihentikan secara paksa oleh enam pria berpakaian hitam yang mengendarai tiga sepeda motor.

Para pria tersebut mengaku sebagai anggota dari Polres Metro Jakarta Barat dan langsung meminta pengemudi membuka pintu kendaraan. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terdengar perintah bernada keras yang meminta pengemudi segera membuka pintu, disertai tuduhan bahwa yang bersangkutan baru saja mengambil narkoba dari wilayah sekitar.

Pengemudi yang terlihat kebingungan sempat mempertanyakan identitas petugas dan berusaha melakukan klarifikasi dengan menghubungi rekannya di kepolisian. Namun, dalam video tersebut, salah satu petugas meminta agar panggilan tersebut dihentikan, dengan alasan agar proses tidak berlarut-larut.

Situasi sempat memanas ketika petugas berupaya membuka pintu kendaraan secara paksa dan masuk ke dalam mobil untuk melakukan pemeriksaan. Pengemudi menolak tindakan tersebut karena tidak adanya penunjukan surat tugas maupun identitas resmi secara terbuka di lokasi kejadian.

Kapolsek Grogol Petamburan, Kompol Reza Adityya, membenarkan bahwa enam pria tersebut merupakan anggota kepolisian. Ia menjelaskan bahwa tindakan pencegatan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di kawasan tersebut.

Namun demikian, kendaraan tersebut akhirnya dilepaskan setelah beberapa saat, dengan pertimbangan adanya anak di bawah umur di dalam mobil. Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi terkait ditemukannya barang bukti narkotika dalam kejadian tersebut.

Baca Juga  Kapolri Tegaskan Penyelidikan Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Kota Tual Dilakukan Transparan

Pihak Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri diketahui tengah melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang terlibat guna memastikan kesesuaian tindakan dengan prosedur yang berlaku.

Insiden ini menjadi sorotan publik setelah rekaman video kejadian tersebar luas di media sosial. Sejumlah pihak menyoroti pentingnya transparansi identitas petugas serta kepatuhan terhadap prosedur dalam setiap tindakan penegakan hukum di lapangan.

Dalam konteks penanganan dugaan tindak pidana, aparat penegak hukum diharapkan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap hak warga negara, termasuk dalam proses pemeriksaan dan penggeledahan.

Peristiwa ini juga menegaskan pentingnya mekanisme pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses pemeriksaan internal masih berlangsung dan hasilnya akan disampaikan sesuai mekanisme yang berlaku. Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi serta mengedepankan sikap kooperatif dalam setiap proses hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *