Harga Cabai dan Sayuran Melonjak Jelang Ramadan, Pedagang Tertekan

banner 468x60

KawanJariNews.com – JAKARTA – Lonjakan harga cabai dan sejumlah komoditas sayuran terjadi di berbagai pasar tradisional menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Kenaikan dipicu curah hujan tinggi yang mengganggu panen dan distribusi, berdampak pada pedagang serta pelaku usaha mikro di sejumlah daerah.

Harga cabai rawit merah mengalami kenaikan signifikan. Di Pasar Rawasari, harga tercatat Rp120.000 per kilogram. Bahkan di Pasar Kebayoran Lama, harga sempat menyentuh Rp150.000 per kilogram.

Selain cabai rawit merah, cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan menjadi Rp65.000 per kilogram. Harga sayuran hijau seperti bayam dan kangkung naik dua kali lipat menjadi Rp10.000 per ikat. Komoditas protein hewani turut terdampak, dengan harga daging sapi mencapai Rp150.000 per kilogram di sejumlah pasar.

Pedagang menyebutkan bahwa curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir menghambat proses panen di sentra produksi dan memperlambat distribusi ke pasar. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan berkurang dan harga naik di tingkat konsumen.

Kenaikan harga bahan pangan menjelang Ramadan merupakan fenomena yang berulang setiap tahun, dipengaruhi peningkatan permintaan dan gangguan pasokan. Lonjakan harga cabai kerap menjadi indikator volatilitas harga pangan karena komoditas ini sensitif terhadap faktor cuaca dan distribusi.

Tekanan harga tidak hanya dirasakan konsumen rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha mikro yang bergantung pada stabilitas harga bahan baku. Jika kondisi berlanjut, dikhawatirkan dapat memengaruhi daya beli masyarakat serta keberlangsungan usaha kecil.

Pemerintah daerah dan instansi terkait umumnya melakukan langkah pengendalian melalui operasi pasar dan pemantauan distribusi untuk menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.

Para pedagang berharap harga komoditas pangan dapat kembali stabil setelah Ramadan. Sementara itu, pemantauan distribusi dan pasokan diharapkan terus diperkuat guna menjaga ketersediaan bahan pokok serta menekan gejolak harga di pasar tradisional.

Baca Juga  Bea Cukai Jakarta Segel Tiga Gerai Tiffany & Co. di Pusat Perbelanjaan Ibu Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *