KawanJariNews.com – Semarang — Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang mengadakan sosialisasi pencegahan narkoba di Aula Kelurahan Bambankerep pada Rabu, 24 Desember 2025, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba dari aspek kesehatan dan hukum.
Kegiatan ini diikuti oleh para remaja Kelurahan Bambankerep, Babinsa, staf kelurahan, serta Lurah Bambankerep Agung Susilo S.E. Hadir sebagai narasumber, Chandra Eka Sariningsih, S.Sos., M.A. dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah.
Acara dibuka secara resmi oleh Lurah Bambankerep, Agung Susilo S.E., setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama seluruh peserta. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjauhi narkoba serta bekerja sama menjaga lingkungan yang sehat dan aman dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.
Dalam pemaparannya, narasumber Chandra Eka Sariningsih menjelaskan dampak narkoba terhadap sistem saraf manusia. Ia menerangkan bahwa narkoba dapat merusak otak dan menyebabkan gangguan fungsi kognitif, memori, serta kontrol emosi. Zat adiktif dalam narkoba berpotensi merusak neurotransmitter sehingga mengganggu sistem saraf pusat. Efek jangka panjang dapat menimbulkan gangguan mental seperti depresi, kecemasan, hingga psikosis, dan dalam banyak kasus kerusakan tersebut bersifat permanen.
Selain aspek kesehatan, narasumber juga menyoroti bahaya hukum penyalahgunaan narkoba yang dapat berdampak pada keamanan dan ketertiban sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan sekitar.
Chandra menambahkan bahwa pemahaman tentang sifat adiktif narkoba penting untuk mencegah penyalahgunaannya. Ia juga menekankan bahwa rehabilitasi serta dukungan psikososial sangat diperlukan agar mantan pengguna dapat kembali menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.
Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Melalui kegiatan ini, masyarakat Kelurahan Bambankerep diharapkan semakin memahami risiko penyalahgunaan narkoba dan terus mendukung upaya membangun lingkungan yang bebas narkoba.










